Senin, 19 Agustus 2013

INTERAKSI DALAM EKOSISTEM



PERTEMUAN KE 2 KLS XII

A.    INTERAKSI DALAM EKOSISTEM
1.      INTERAKSI  ANTARKOMPONEN BIOTIK
Interaksi antar komponen biotik merupakan interaksi yang terjadi antarpopulasi organism yang menyusun ekosistem. Beberapa tipe interaksi antarkomponen biotik, yaitu mutualisme, komensalisme, alelopati, predasi, kompetisi, dan parasitisme.


a.                  Mutualisme



Text Box: no.wikipedia.orgMutualisme merupakan bentuk hubungan atau interaksi antarorganisme dari dua spesies yang berbeda yang saling menguntungkan. Contoh hubungan mutualisme adalah semut dengan aphid. Semut melindungi aphid  dari pemangsanya, sedangkan aphid memberikan cairan sejenis madu kepada semut.
Contoh lain :
®    bunga dengan lebah.
®    Jamur dengan akar tumbuhan membentuk mikoriza

b.    Komensalisme             

Text Box: anggrekayah.comKomensalisme merupakan bentuk hubungan atau interaksi antarorganisme dari dua spesies yang bebeda, yang mana hanya satu organism saja yang memperoleh keuntungan sedangkan yang lainya tidak terpengaruh. Contoh hubungan antara ikan remora dengan ikan hiu;
Contoh lain :
®    tanaman anggrek yang tumbuh secara epifit pada batang pohon.

c.     Alelopati
Alelopati  adalah hubungan atau interaksi antaraorganisme, yang mana keberadaan satu organisme dapat menghambat pertumbuhan atau perkembangan organism lainya melalui pelapisan toksin atau racun. Tanaman pinus misalnya, menyekresikan zat yang menyebabkan tanah disekitarnya menjadi terlalu asam untuk pertumbuhan tanaman jenis lanya.



 

d.    Predasi
Predasi adalah hubungan atau interaksi antarorganisme yang mana satu organism memakan organisme lainya. Organisme yang memakan disebut Predator sedangkan yang dimakan  disebut Mangsa.
Contoh  :
®    Beruang memakan ikan salmon
®    Singa memakan Zebra
®    Kuda memakan rumput
®    Ular dengan tikus

 
e.     Kompetisi
Adanya persaingan untuk mendapatkan sumber yang terbatas terjadinya hubungan atau interaksi dalam bentuk Kompetisi.
Kompetensi terbagi atas dua yaitu :
1.      Kompetisi Intraspesifik
Kompetisi yang terjadi antarindividu dari dua spesies yang sama.
Contohnya : persaingan tanaman jagung dalam mendapatkan nutrisi dalam tanah melalui akarnya.
2.      Kompetisi Interspesifik
Kompetisi yang terjadi antarindividu dari dua spesies yang berbeda jenis.
Contonya : persaingan kuda dan sapi dalam memperoleh rumput dalam wilayah yang sama

f.     Paraitisme
Paratisme adalah hubungan antarorganisme berbeda spesies, yang mana satu jenis organism (parasit) hidup bersama atau menumpang dengan organisme lainya (inang) dan menimbulkan kerugian bagi organism yang ditumpanginya. Contoh cacing pita hidup dengan cara mnempel pada alat pencernaan inangnya, kemudian menyerap makanan yang dicerna oleh inangnya.
Organisme parasite yang menyebabkan sakit pada inangnya disebut Patogen



 




2.      INTERAKSI  ANTARKOMPONEN BIOTIK DENGAN KOMPONEN ABIOTIK
Interaksi antar komponen biotik dengan komponen abiotic terjadi karena komponen biotik dalam suatu ekosistem akan dipengaruhi oleh kondisi abiotiknya
Kemampuan hidup organisme pada kondisi lingkungan  tertentu disebut Rentang Toleransi. Setiap pupulasi dalam ekosistem mempunyai rentang toleransi yang berbeda terhadap variasi kondisi lingkungan.
Hukum Toleransi menyatakan bahwa keberadaan, kelimpahan dan penyebaran spesies tertentu dalam suatu ekosistem ditentukan oleh satu atau lebih factor fisik dan kimia lingkungan yang masih bisa ditoleransi oleh spesies  tersebut.
Setiap spesies dalam ekosistem mempunyai Batas Toleransi yaitu batas minimum dan maksimum kondisi fisik dan kimia lingkungan untuk bertahan hidup, misalnya lumut membutuhkan kondisi lingkungan yang lembab dan kattus membutuhkan kondisi lingkungan yang kering sehingga setiap organisme mempunyai rentang toleransi yang berbeda.

Organisme pada ekosistem akuatik juga mempunyai factor pembatas, yaitu suhu, cahaya matahari,    oksigen terlarut dan nutrisi. Faktor pembatas lainnya adalah Salinitasi yaitu jumlah mineral anorganik atau garam yang terlarut pada air. Air laut mempunyai kandungan garam 3,4 %. Jika kandungan garam meningkat hingga 6 %, maka seluruh organisme di laut kecuali beberapa bakteri Archebacteria akan mati.

 UJI KOMPETENSI 2

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar !


1.      Apa yang dimaksud dengan interaksi dalam ekosistem ? 
2.      Tuliskan dan jelaskan interaksi yang teraksi antar komponen biotik dalam ekosistem ?
3.      Jelaskan jenis interaksi antar antar manusia dengan bakteri E. coli di saluran pencernaannya ?
4.      Mengapa makhluk hidup membutuhkan kondisi lingkungan yang berbeda – beda untuk bertahan hidup ?
5.      Tuliskan pengertian factor pembatas ?
6.      Tuliskan bunyi Hukum Toleransi








Senin, 22 Juli 2013

MATERI PELAJARAN IPA KELAS XII


PERTEMUAN 1
BAB 1
KOMPONEN DAN MACAM – MACAM EKOSISTEM

A.     KONSEP KUNCI
Ekosistem dan ruang lingkupnya, komponen ekosistem, rantai makanan, aliran energi keseimbangan ekosistem, peran manusia dalam ekosistem.

B.       TUJUAN PEMBELAJARAN
·      Memahami komponen yang menyusun ekosistem
·      Mengetahui komponen biotik dan abiotik ekosistem
·      Memahami interaksi antar komponen biotik antara kopmponen biotik dengan komponen abiotik

C.      EKOLOGI DAN RUANG LINGKUPNYA
Ekologi disebut juga ilmu lingkungan adalah merupakan integrasi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang mempelajari jasad hidup maupun jasad yang tak hidup. Ilmu ini merupakan perpaduan antara berbagai cabang ilmu di antaranya adalah sosiologi, ilmu kesehatan, geografi, fisika, kimia, biologi dan sebagainya. Tekanan pembahasan ilmu lingkungan antara lain pada masalah energi, materi, ruang, waktu dan keanekaragaman. Pembahasan ilmu lingkungan melibatkan integrasi semua ilmu, yang pada dasarnya ditujukan pada upaya untuk mengkaji tentang jasad hidup dengan lingkungannya. Fokus kajiannya membahas kecermatan pemindahan energi dalam berbagai sistem dan dampaknya. Semua yang ada di muka bumi ini tidak peduli apakah makhluk hidup maupun tak hidup yang selalu berinteraksi. Interaksi tersebut akan berimplikasi pada proses yang melibatkan pemindahan energi.
     Istilah ekologi pada mulanya dicetuskan oleh pakar biologi jerman,yaitu Ernst Haeckel pada tahun 1866. Ekologi berasal berasal dari bahasa yunani, yaitu oikos yang berarti rumah dan logos yang berarti ilmu. Secara harfiah, ekologi bisa diartikan sebagai ilmu rumah tanggaan. Pengertian ekologi kemudian berkembang menjadi ilmu yang mempelajari interaksi antarmakhluk hidup dan antara makhluk hidup dengan lingkunganya
D.      KOMPONEN EKOSISTEM
Organisme hidup dan tak hidup sulit dipisahkan satu sama lain; saling berinteraksi untuk mencapai keseimbangan hidup. Proses interaksi ini akan menghasilkan aliran energi dan makanan. Aliran energi dan makanan ini memungkinkan terjadinya siklus mineral yang terjalin dalam satu sistem yang dinamakan ekosistem yang juga lazim disebut tata lingkungan.
Ekosistem disebut juga tata lingkungan. Ekosistem terdiri dari berbagai unsur yang membentuk tata lingkungan. Komponen ekosistem yang dikenal di alam ini adalah komponen biotik dan komponen abiotik.
  1. Komponen biotik adalah ekosistem yang tergolong mahluk hidup.
Setiap makhluk hidup membutuhkan tempat untuk tinggal disebut Habitat.
Komponen biotik pada ekosistem sawah misalnya, bisa mencankup mikroorganisme, padi, belalang, manusia, jamur, ganggang, lumut, dan tumbuhan paku.
Komponen biotik dalam ekosistem tidak dipelajari secara individu, tetapi dalam satuan populasi dan komunitas.

a.      Populasi
Populasi tidak terdiri dari satu makhluk hidup atau individu, tetapi atas sekumpulan makhluk hidup yang menempati suatu kawasan tertentu. Namun, sekumpulan makhluk hidup ini hanya disebut populasi jika memiliki jenis yang sama atau satu spesies jika mampu untuk bebiak silang dan menurunkan anakan yang fertil.
      Sebagai contoh populasi, perhatikanlah sebuah kolam ikan yang dihuni oleh berbagai jenis makhluk hidup, seperti ganggang, lumut, serangga air, lele, ikan mas, dan lainnya. Jika setiap jenis makhluk hidup ini jumlahnya lebih dari satu, maka pada kolam ikan akan terbentuk populasi ganggang, populasi lumut, populasi serangga air, dan seterusnya.

b.      Komunitas
Populasi-populasi makhluk hidup yang ada pada suatu tempat tidak berdiri sendiri begitu saja, tetapi saling berinteraksi. Pada sebuah kolam ikan misalnya, populasi ganggang akan berinteraksi dengan populasi ikan berukuran kecil. Interaksi antara ganggang dengan ikan kecil berlangsung melalui proses makan. Interaksi antarapopulasi pada suatu area ini membentuk Komunitas. Komunitas tidak harus meliputi kawasan yang luas dengan tumbuhan dan hewan yang beragam. Tempurung kelapa yang sudah berisi air hujan lebih dari seminggu dapat menjadi suatu komunitas yang tersusun atas bakteri, jamur, dan protozoa
.
  1. Komponen abiotik adalah komponen materi yang tergolong tak hidup.
Termasuk komponen abiotik ini antara lain iklim, senyawa anorganik dan senyawa organik. Iklim dalam hal ini melibatkan suhu, kelembaban, cuaca, arah angin dan sebagainya. Komponen senyawa anorganik antara lain karbon (C), nitrogen (N), karbondioksida (CO2), air ( H2O) dan sebagainya, termasuk pula di sini daur/siklus mineralnya. Senyawa organik yang meliputi protein, lemak, hidrat carbon dan sebagainya yang dapat mengikat antara mata rantai komponen biotik dan abiotik.

 UJI PEMAHAMAN 1



1.      Apa yang dimaksud dengan  ekosistem ? ( Skor 2)
2.      Apa yang dimaksud dengan populasi dan Komunitas ?(Skor 4)
3.      Jelaskan secara singkat perbedaan interaksi dalam komunitas dengan interaksi dalam ekosistem. (Skor. 4) 
4.   Tuliskan komponen – komponen Abiotik penyusun lingkungan atau ekosistem ( Skor 7 )